(Catatan ini sebenarnya dibuat 15 November 2010 di note facebook saya, untuk seorang teman yang merasa 'after the honeymoon'-nya tidak menyenangkan.... dan alhamdulillah dia berbahagia setelahnya.... semoga u/ seterusnya...)
'After the honeymoon'.... then?..... do you happy with your life? happy inside fresh outside?.... ^^
Of course I do... I’m so happy…. Much more than I can say…
Well,
pernikahan mungkin jadi beban tersendiri buat sebagian orang... belum
ingin menikah karena merasa 'belum siap terikat'..... (atau takut
terikat?? ^^)
Hmmm.... aku termasuk di antara sebagian orang tersebut di atas, setahun yg lalu....
Belum
ingin menikah karena belum siap memikul komitmen & tanggung jawab
besar seumur hidup, masih ingin bebas kesana kemari tanpa ada yang
melarang, masih ingin bersenang-senang tanpa ada kewajiban2 yg harus
dipenuhi, merasa sudah cukup repot mengurus diri sendiri dan belum ingin
tambah repot lagi dengan mengurus orang lain, dan bla bla bla.........
Sah-sah saja...
Bahkan sebaiknya memang begitu...
Sebaiknya
memang jangan dulu menikah kalau masih belum siap (baca : belum ingin)
bertanggung jawab pada 'keluarga', kalau masih belum bisa mengendalikan
ego', kalau masih ingin bebas tanpa diatur, tanpa terbebani kewajiban
pada keluarga, kalau masih lebih mementingkan teman daripada
pasangan....
Ah ya... teman.........
Teman adalah teman,,,,
mau sedekat apapun, teman bukanlah seseorang yg akan menunggumu di
rumah...... bukan seseorang yang mendoakan kebaikanmu siang dan
malam.... bukan seseorang yg mengabdikan dirinya untuk mengurusmu dengan
penuh cinta seumur hidupnya...
Friends are only friends.... Best friend is only best friend also....
Tak kelihatankah itu?.....
Keputusan menikah seharusnya dibuat ketika........
ketika kita merasa bahwa 'dia' adalah separuh jiwa yang melengkapi hidup,
bahwa bersamanya ternyata lebih menyenangkan dan menenangkan dibandingkan apapun,
bahwa kita rela mengorbankan kebahagiaan kita untuknya,,,
bahwa dengannya kita hanya akan berpikir bagaimana cara membuat dia bahagia....
bahwa kita siap mencintai dan mengurusnya seumur hidup kita,
dan bahwa ternyata 'pernikahan' adalah ibadah..... yang mendatangkan berjuta pahala bahkan hanya dengan tersenyum tulus....
Then here I am.....
9 months after the marriage…..
I'm so happy to be here.....
Sebelumnya….
After the honeymoon.....
Kaget pasti iya,,,
stress juga sempat....
ada
yg berubah dari keseharian,,, rutinitas bertambah... kewajiban juga
bertambah....dan kali ini disertai 'dosa' kalau tidak dilaksanakan...
Nah, kaaaan... susah…..^^
Tapi
ternyata adaptasinya tidak susah-susah amat... pelan tapi pasti, tahap
demi tahap... semua akan terasa lebih menyenangkan.... Tergantung pada
diri kita sendiri sebenarnya…
Segala hal yg dikerjakan dengan
ikhlas dan dengan cinta,,, akan mendatangkan kebahagiaan...... Lelah
sudah cukup terhibur hanya dengan satu senyum dan kalimat ”makasih,
sayang....”
So thank God I found him.... my lovely husband...
Yang mengerti diriku dan semua ketidaksempurnaanku...
Tersenyum menenangkan saat aku gelisah...
Menyemangati dan menghibur saat aku lelah....
Meladeniku dengan sabar saat aku uring2an...
Menyabarkan dan membujuk saat emosiku mulai tak terkendali....
Menguatkan saat aku lemah...
Minta maaf meski bukan salahnya hanya untuk meredakan egoku....
Selalu ingin menyenangkanku........
Tak terlewat seharipun tanpa ucapan ”Luv u, sayang...”
Selalu ada ’terimakasih’ untuk hal terkecil sekalipun yg kulakukan untuknya....
Tidak pernah meninggalkanku hanya untuk hal2 tidak penting....
Apalagi hanya untuk nongkrong dengan teman2....
Katanya,
”Buat apa nongkrong ngobrol ngalor ngidul gak jelas? Mendingan
dirumah.... ada istri....” ^^ (wew.... daku tersanjung... )
Then I do the same....
Well,,,,,,
Bukankan cinta memang saling menghargai?
'Cinta pada titik tertentu akan meleburkan ego'...
I always believe that...
Kalau kau mencintai pasanganmu,….
bukankah seharusnya apapun yg kau lakukan adalah hanya untuk kebahagian pasanganmu?
Bukankah melihatnya bahagia juga pasti akan membuatmu bahagia?
Bukankah melihatnya lelah dan sedih juga akan membuatmu bersedih?
Maka bagaimana bisa bersama temanmu lebih bisa membuatmu bahagia dibandingkan dengan bersama pasanganmu?
Bagaimana bisa kau bersenang-senang dengan temanmu di luar rumah padahal pasanganmu di rumah lelah dan butuh perhatianmu?
Terkadang... introspeksi diri adalah kunci...
Kita masing2 sebaiknya bisa berkaca..... menyadari kesalahan kita masing2....
Dan bukan hanya melihat kesalahan orang lain.....
Kalau saling mencintai, berarti kita bisa menerima pasangan kita apa adanya....
Tapi bukan juga berarti mempertahankan sesuatu yg sebenarnya tidak baik untuk dipertahankan.......
Kalau perubahan sifat itu membawa ke arah yg lebih baik, kenapa tidak?
Yang tahu hal2 terdalam baik buruknya diri kita adalah pasangan kita......
Jadi tanyakan padanya seperti apa kita di mata dia....
Jangan sampai kita tidak lagi nampak sebagai suami/istri yg baik buat dia.....
Karena kalau itu terjadi,,,, apa gunanya komitmen seumur hidup yg dibuat?
******Seperti di sebuah kisah....
Sepasang suami istri yg ingin memperbaiki diri masing2...
Keduanya
sepakat untuk menuliskan daftar kekurangan dari masing2 pasangannya....
Sang suami menuliskan apa saja kekurangan istrinya... begitu pun
sebaliknya.....
Dan setelahnya.....
Sang suami meminta istrinya terlebih dahulu memperlihatkan catatannya.....
Dan dia tertegun melihat daftar panjang yg dibuat istrinya.... berlembar2... Menetes air matanya....
Istrinya merasa tidak enak lalu minta maaf...
Kemudian meminta suaminya memperlihatkan catatannya....
Dan lembaran kertas di tangan suaminya kosong, tanpa tulisan apa2....
”Kenapa kau tidak menulis apa2?’ tanya sang istri...
”Karena
buatku kau sempurna.... aku mencintai segala kekurangan dan
kelebihanmu.... di mataku kau tidak pernah salah....” jawab sang suami.
Pecahlah tangis sang istri....*******
Well,,,,,
I’m learning to be that man…
I’m trying to be like my man……
Mencintai dengan sederhana….. tanpa syarat….
Meski kita juga tak boleh lupa..... bahwa cinta butuh dipelihara......
*****
Catatan kecil untuk teman, sahabat dan siapa saja.... yg –belum-/-akan-/dan –sudah- menikah.... Find your true love....
*****
For my lovely husband,,,, my best man... suami no. 1 dunia….^^
Tq for the love…. May God bless us till the end…
Luph u, dear….:*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar